Halaman

Selasa, 07 Februari 2012



INDAHNYA HIDUP DENGAN MENGINGAT ALLAH SWT
ALHAMDULILLAAHIRABBIL'AALAMIIN, segala puji bagi Allah Tuhan Alam Semesta. Kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan kepada kita, baik nikmat iman, islam dan kesehatan. Subhanallaah, Maha Suci Allah yang telah menciptakan kita yang masih memberikan kenikmatan hidup sampai saat ini. Shalawat dan salam kita haturkan kepada pemimpin kita Nabi Muhammad SAW, keluarganya, sahabatnya dan umatnya sampai akhir zaman.

Saudaraku, dalam Al-Quran surat Adz-Dzariat:56, Allah berfirman yang artinya, “Tidak Kuciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka beribadah/mengabdi”.

Ini jelas sekali bahwa kita hidup di dunia ini semata-mata adalah beribadah dan mengabdi kepada pencipta kita Allah SWT yang telah memberikan kita kenikmatan-kenikmatan yang siapapun manusia tidak dapat menghitungnya.

Kalau kita lihat dengan kacamata agama, di era globalisasi ini masih banyak umat Islam yang sibuk dengan dunianya, masih banyak yang melakukan maksiat, banyak melupakan kewajiban-kewajiban yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya. Di mana kedekatan mereka terhadap agama sangat minim dan dapat dibilang kurang dalam mengetahui ilmu agama. Seperti sibuk dengan pekerjaan di kantor sampai melupakan shalat wajib, sibuk pacaran, sibuk bergaul sampai melakukan hal-hal yang dilarang agama, contohnya berzina, mabuk-mabukan, berjudi, dan yang paling santer saat ini adalah konsumsi narkoba.

Hal ini terjadi akibat dari rasa ketakutan, was-was, khawatir yang berlebihan kalau mereka tidak akan mendapat rizki. Terlebih lagi banyak yang korupsi, mereka takut tidak punya pasangan, mereka takut ditinggalkan teman-temannya sehingga mereka meninggalkan norma-norma agama.

Saudaraku, hal-hal tersebut akan bisa kita hindari dan kita kendalikan kalau kita mau dalam hidup ini untuk terus mengingat kepada Allah SWT (Dzikrullah). Dalam Al-Quran dijelaskan, “Barangsiapa mengingat Allah maka akan tenteram/tenang hatinya”.


Selain itu Allah SWT memerintahkan kita untuk selalu mengingat Allah sebanyak-banyaknya. Jadi kunci utama bagi kita untuk hidup di dunia ini dengan tenang dan selamat yaitu dengan mengingat Allah (Dzikrullah).


Bayangkan kalau kita setiap hari selalu mengingat Allah, pada waktu kerja apabila sudah ada panggilan shalat kita akan melaksanakannya, apabila kita sedang berduaan dengan pacar, kita akan merasa malu kepada Allah karena Allah selalu melihat dan mengawasi kita. Apabila kita bergaul maka akan menjaga ucap, sikap dan langkah karena Allah selalu ada di manapun kita berada. Apabila kita diliput/dirundung masalah, kita akan menghadapinya secara tenang karena kita meyakini bahwa Allah pasti akan memberikan jalan keluar dari kesulitan bagi hamba-hamba-Nya yang selalu mengingat Dia.

Dari Abi Hurairah Nabi Muhammad SAW bersabda, “Pada malam Mi’raj saya melihat sebuah laut yang hanya Allah Ta’aalaa sendiri yang mengetahui kira-kira ukurannya. Di tepi laut itu terdapat satu malaikat berbentuk burung, mempunyai tujuh puluh ribu sayap. Apabila ada seorang hamba yang membaca: Maha Suci Allah, maka malaikat itu bergerak dari tempatnya, apabila dia membaca: Segala Puji Bagi Allah, maka malaikat membuka semua sayapnya, apabila dia membaca: Dan Tidak Ada Tuhan Selain Allah, maka malaikat itu terbang, kalau dia membaca: Dan Allah Maha Besar, maka malaikat itu menceburkan dirinya ke dalam laut, kalau dia membaca: Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung, maka malaikat itu keluar dari laut serta mengibas-ngibaskan sayapnya sehingga bertetesanlah dari tiap-tiap sayap itu tujuh puluh ribu tetesan air, maka Allah Ta’aalaa menciptakan tetesan air itu menjadi satu malaikat, maka semuanya bertasbih, bertahlil dan memohonkan ampunan untuk orang yang membacanya sampai hari kiamat."

Dalam hadits lain diterangkan, “Ada seorang yang pada hari kiamat didatangkan dan dihentikan di hadapan Allah SWT, lalu Dia Allah menghisabnya/menghitung amalnya. Maka yang menjadi haknya adalah siksa neraka, sebab dosanya yang banyak dan kebaikannya hanya sedikit. Hampir saja dia musnah sedang dia takut lagi gentar. Maka Allah berfirman, “Hai para malaikat, lihatlah daftar catatannya, apakah kamu dapatkan catatannya ada kebaikan yang tercatat?” Merekapun melihat kemudian berkata, “Wahai Tuhan kami, kami tidak mendapatkan sedikitpun” Allah SWT berfirman, “Padaku dia mempunyai kebaikan sedikit, yaitu ketika dia tidur suatu malam maka dia terbangun dari tidurnya dan hendak berzikir kepada-Ku, kemudian dia terkantuk dan tidak bisa berzikir kepada-Ku, maka sungguh Aku telah mengampuninya dengan sebab yang demikian itu”

Subhaanallaah! Maha Suci Allah! Indah bukan hidup ini? Dengan mengingat Allah kita akan selalu dalam ampunan, pertolongan dan perlindungan Allah. Insya Allah, Saudaraku, dengan berzikir kita akan bisa mengobati penyakit batin kita, dengan berzikir kita akan selalu mengingat apa yang diperintakan Allah dan yang dilarang oleh Allah, dengan berzikir kita kan mampu mengatasi kesulitan-kesulitan yang kita hadapi/hidup lebih tenang. Dengan Zikir kita akan selalu dalam pengawasan Allah SWT yang menggenggam dan mengetahui isi hati kita.

Semoga Allah SWT dengan rahmat dan karunia-Nya menjadikan kita orang-orang yang ahli zikir, memberikan kekuatan lahir dan batin untuk selalu mengingat Rabb-nya, dan memberikan kekuatan untuk selalu memperbaiki ibadah dan membersihkan hati kita menuju manusia yang terbaik di mata Allah SWT dan makhluk-Nya.
Amin! *** 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar